Tragis! Seorang Ibu di Sumut Tewas Dibunuh Anak Kandungnya Sendiri Gara-gara Tak Diberi Uang
Kabar pilu datang dari Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Seorang ibu rumah tangga (IRT) menjadi korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri hanya karena persoalan uang. Peristiwa ibu dibunuh yang sangat tragis ini terjadi di kediaman korban di Desa Tanjung Morawa A, Kecamatan Tanjung Morawa, pada Sabtu pagi, 26 April 2025, sekitar pukul 07.00 WIB. Korban ditemukan ibu dibunuh dengan luka parah akibat senjata tajam.
Korban diketahui bernama Nurhayati (58). Sementara pelaku yang diduga kuat adalah anak kandungnya sendiri, bernama Roni (30). Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar dan pihak kepolisian, peristiwa ibu dibunuh ini bermula ketika Roni meminta uang kepada ibunya. Diduga karena tidak diberi atau jumlahnya tidak sesuai dengan keinginan pelaku, terjadi percekcokan yang berujung pada tindakan kekerasan yang fatal.
Menurut keterangan saksi mata, Bapak Syaiful (45), tetangga korban, ia mendengar suara teriakan histeris dari rumah korban pada pagi hari. “Saya dengar ibu Nurhayati teriak-teriak minta tolong. Saya langsung lari ke sana dan melihat Roni keluar rumah dengan membawa pisau yang berlumuran darah,” ujar Bapak Syaiful dengan nada terkejut. Warga lainnya yang mendengar keributan juga berdatangan dan berusaha mengamankan pelaku sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian yang tiba di lokasi.
Petugas dari Polsek Tanjung Morawa dan tim Inafis Polresta Deli Serdang segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mereka menemukan korban ibu dibunuh di dalam rumahnya dengan luka tusuk yang cukup dalam di beberapa bagian tubuh. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.
Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji, S.I.K., M.H., saat memberikan keterangan pers pada Sabtu siang, 26 April 2025, membenarkan adanya kasus ibu dibunuh yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri. “Kami sangat menyesalkan kejadian tragis ini. Pelaku sudah berhasil kami amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tanjung Morawa. Motif sementara diduga karena masalah uang,” jelas Kombes Pol Irsan. Pihaknya akan menjerat pelaku dengan pasal tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati. Kasus ibu dibunuh ini menjadi pelajaran yang sangat pahit tentang pentingnya menjaga hubungan baik dalam keluarga dan bagaimana masalah ekonomi dapat memicu tindakan kriminal yang mengerikan.
